MUNGKID - Droping air telah dilakukan pemerintah Kabupaten Magelang. Sebab 9 dari 28 desa yang terdaftar telah masuk fase kritis. Kasubid Penyelamatan, Dinas Kesatuan Bangsa Politik dan Penanggulangan Bencana mengatakan selama ini pihaknya telah mengirim air kepada 9 dari 28 desa yang telah terdaftar dalam desa kekeringan. Sembilan desa tersebut benar- benar telah kekeringan. Fase kritis adalah jika memang sudah tidak ada lagi sumber mata air untuk kebutuhan sehari-hari.
Sebelumnya, desa langganan kekeringan pada musim kemarau pada tahun lalu sempat berkurang akibat adanya gerakan Pamsimas masuk desa. Namun, kemarin terdapat tambahan desa di sepanjang sungai yang berhulu di Gunung Merapi, karena ketika banjir lahar dingin banyak tanggul yang jebol, mata air tersumbat dan jalur perjalanan air yang tersumbat oleh tumpukan pasir akibat bencana erupsi Gunung Merapi.
Tiga desa yang masuk dalam fase kritis di sekitar sungai berhulu dari Gunung Merapi, yakni Banyudono Kecamatan Dukun, Pabelan Kecamatan Mungkid dan Muntilan. Di sekitar sungai berhulu dari Gunung Merapi hendaknya cepat dibangun tanggul (Bendungan) supaya perairan dari sungai tersebut terbendung dan warga dapat mengambil air yang terbendung tersebut.
Pemerintah Kabupaten Magelang melalui Kesbangpol dan PB menyiapkan suplai air dari 3 titik yaitu PDAM, Kalibening, Pisangan, dan Blabak. Untuk menyuplai air selama ini baru diambilkan dari PDAM melalui PMI karena baru 9 desa, jika permintaan air yang masuk dalam fase kritis bertambah kami akan menggunakan semua titik sumber air sesuai dengan kebutuhannya,” jelasnya. (jpnn)
Sumber
Sebelumnya, desa langganan kekeringan pada musim kemarau pada tahun lalu sempat berkurang akibat adanya gerakan Pamsimas masuk desa. Namun, kemarin terdapat tambahan desa di sepanjang sungai yang berhulu di Gunung Merapi, karena ketika banjir lahar dingin banyak tanggul yang jebol, mata air tersumbat dan jalur perjalanan air yang tersumbat oleh tumpukan pasir akibat bencana erupsi Gunung Merapi.
Tiga desa yang masuk dalam fase kritis di sekitar sungai berhulu dari Gunung Merapi, yakni Banyudono Kecamatan Dukun, Pabelan Kecamatan Mungkid dan Muntilan. Di sekitar sungai berhulu dari Gunung Merapi hendaknya cepat dibangun tanggul (Bendungan) supaya perairan dari sungai tersebut terbendung dan warga dapat mengambil air yang terbendung tersebut.
Pemerintah Kabupaten Magelang melalui Kesbangpol dan PB menyiapkan suplai air dari 3 titik yaitu PDAM, Kalibening, Pisangan, dan Blabak. Untuk menyuplai air selama ini baru diambilkan dari PDAM melalui PMI karena baru 9 desa, jika permintaan air yang masuk dalam fase kritis bertambah kami akan menggunakan semua titik sumber air sesuai dengan kebutuhannya,” jelasnya. (jpnn)
Sumber
Tekait Kabar Berita Magelang Hari Ini :
Tidak ada komentar:
Posting Komentar