MERTOYUDAN - Perbaikan Jalan di Jawa Tengah ditargetkan selesai sebelum lebaran. Sebab selain untuk menghindari kemacetan saat lebaran, juga kelancaran transportasi dapat mempengaruhi kenaikan harga pokok. Wakil Gubernur Jawa Tengah Rustriningsih menyatakan semua perbaikan jalan dan jembatan rusak baik karena usia maupun bencana alam di wilayahnya agar diselesaikan sebelum memasuki masa arus mudik lebaran. Hal tersebut untuk menghindari angka kemacetan saat arus mudik berlangsung.
Menurut Rustriningsih perbaikan infrastruktur jalan tidak hanya akan memengaruhi kelancaran arus mudik. Tapi juga akan memengaruhi terhadap kenaikan harga kebutuhan pokok menjelang lebaran. Sebab itulah permasalahan perbaikan jalan dan jembatan ini menjadi perhatiannya.
Terkait kebutuhan pokok, dia juga ingin mengendalikan kenaikan harga. Seperti di antaranya harga beras. “Saat ini melalui dinas terkait, kami akan memantau harga-harga kebutuhan pokok khususnya beras. Namun dari pemantauan, belum diperoleh kesimpulan perlunya saat ini digelar operasi pasar, karena harganya masih standar,” jelasnya.
Sementara itu, pekerjaan proyek pelebaran Jalan Keprekan-Mertoyudan, di Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang, sudah mulai dikebut. Perbaikan jalan sepanjang 8,6 km ini ditargetkan selesai pada awal bulan depan. Sehingga arus mudik dari Semarang tujuan Jogjakarta dijamin lancar.
“Saat ini kami sedang melakukan pelapisan akhir permukaan aspal di sisi timur. Yaitu dari depan Pabrik Karoseri New Armada sampai pertigaan Palbapang. Kami targetkan rampung bulan depan,” kata Pejabat Pembuat Komimen (PPK) Keprekan-Mertoyudan, Satuan Non Vertikal Terpadu Dinas Bina Marga Jateng, Sodeli.
Setelah pelapisan akhir di sisi timur selesai, nantinya tinggal diteruskan pelapisan akhir permukaan aspal jalan di sisi barat. Yaitu dari pertigaan Palbapang sampai Jembatan Kali Elo di Blondo, Kecamatan Mungkid. Namun begitu, kondisi jalan sisi barat ini juga dipastikan lancar arus mudik. (jpnn)
sumber
Menurut Rustriningsih perbaikan infrastruktur jalan tidak hanya akan memengaruhi kelancaran arus mudik. Tapi juga akan memengaruhi terhadap kenaikan harga kebutuhan pokok menjelang lebaran. Sebab itulah permasalahan perbaikan jalan dan jembatan ini menjadi perhatiannya.
Terkait kebutuhan pokok, dia juga ingin mengendalikan kenaikan harga. Seperti di antaranya harga beras. “Saat ini melalui dinas terkait, kami akan memantau harga-harga kebutuhan pokok khususnya beras. Namun dari pemantauan, belum diperoleh kesimpulan perlunya saat ini digelar operasi pasar, karena harganya masih standar,” jelasnya.
Sementara itu, pekerjaan proyek pelebaran Jalan Keprekan-Mertoyudan, di Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang, sudah mulai dikebut. Perbaikan jalan sepanjang 8,6 km ini ditargetkan selesai pada awal bulan depan. Sehingga arus mudik dari Semarang tujuan Jogjakarta dijamin lancar.
“Saat ini kami sedang melakukan pelapisan akhir permukaan aspal di sisi timur. Yaitu dari depan Pabrik Karoseri New Armada sampai pertigaan Palbapang. Kami targetkan rampung bulan depan,” kata Pejabat Pembuat Komimen (PPK) Keprekan-Mertoyudan, Satuan Non Vertikal Terpadu Dinas Bina Marga Jateng, Sodeli.
Setelah pelapisan akhir di sisi timur selesai, nantinya tinggal diteruskan pelapisan akhir permukaan aspal jalan di sisi barat. Yaitu dari pertigaan Palbapang sampai Jembatan Kali Elo di Blondo, Kecamatan Mungkid. Namun begitu, kondisi jalan sisi barat ini juga dipastikan lancar arus mudik. (jpnn)
sumber
Tekait Kabar Berita Magelang Hari Ini :
Tidak ada komentar:
Posting Komentar